Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Premium Habis di SPBU dan Harga Pertamax Hanya Rp 10.000

Harga Pertamax Rp 10.000
Saat mengisi Pertamax di SPBU di Jalan Trans Kalimantan, dekat Handil Baras, ada tulisan Pertamax hanya Rp 10.000. Harga ini sangat luar biasa, karena sebelumnya harga pertamax selalu diatas Rp 12.000. Kebetulan premium sedang kosong, akhirnya banyak kendaraan roda empat dan roda dua yang menggunakan Pertamax.

Saat pulang, melintasi SPBU di Jalan Pemuda, ada tulisan Premium Habis Lebih Baik Menggunakan Pertamax. Nampaknya transisi menuju Pertamax akan segera berlangsung.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"