Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pertamax

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Premium Habis di SPBU dan Harga Pertamax Hanya Rp 10.000

Gambar
Harga Pertamax Rp 10.000 Saat mengisi Pertamax di SPBU di Jalan Trans Kalimantan, dekat Handil Baras, ada tulisan Pertamax hanya Rp 10.000. Harga ini sangat luar biasa, karena sebelumnya harga pertamax selalu diatas Rp 12.000. Kebetulan premium sedang kosong, akhirnya banyak kendaraan roda empat dan roda dua yang menggunakan Pertamax. Saat pulang, melintasi SPBU di Jalan Pemuda, ada tulisan Premium Habis Lebih Baik Menggunakan Pertamax. Nampaknya transisi menuju Pertamax akan segera berlangsung.

Akhirnya ada juga yang membeli Pertamax

Gambar
Pembeli Pertamax di SPBU Jl. Trans Kalimantan, Kuala Kapuas Antrian bensin dan solar di SPBU Jl. Trans Kalimantan, Kuala Kapuas cukup panjang. Panjangnya antrian ini akhirnya membuat salah satu mobil sedan memutuskan untuk membeli Pertamax. Sayangnya posisi pengisian Pertamax terletak dalam antrian motor yang sangat panjang. Akhirnya pembeli Pertamax harus masuk dari pintu keluar dan mundur ke belakang untuk bisa mengakses tempat pengisian Pertamax. Kelangkaan bensin tidak serta merta membuat masyarakat beralih ke Pertamax. Meskipun dilapangan harga Premium sudah mencapai Rp 8.000 per liter, bahkan dimalam hari harganya bisa mencapai Rp 9.000 per liter, sama dengan harga Pertamax. Semoga kunjungan Pak Dahlan Iskan ke Banjarmasin, bisa membawa perubahan.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)