Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Hikmah Isra' Mi'raj bersama Ustadz Rajudin

Ustadz Rajudin
Ustadz Rajudin menyampaikan hikmah Isra' Mi'raj pada hari Selasa, 3 Mei 2016 di Masjid Darul Muttaqin, Kuala Kapuas.

Beliau menjelaskan pentingnya peringatan:

  1. Manusia sering lupa bahwa tugas manusia adalah mengabdi kepada Allah. (Q.S. Adz-Dzariat, 51: 56). Jadikan semua profesi yang kita jalani sebagai sarana untuk beribadah kepada Allah. 
  2. Banyak orang ingat dengan dunia tapi lupa dengan akhirat. Padahal akhirat lebih utama dari dunia. Kita disuruh mencari akhirat dengan tidak melupakan dunia. 
  3. Manusia sering maksiat tapi lupa dengan taubat.
  4. Manusia ingat dengan makhluk tapi lupa dengan penciptanya
5 hal yang harus dijaga agar anggota keluarga terhindar dari neraka:
  1. Jaga iman dan tauhid. Rasulullah saat kecil dioperasi oleh malaikat jibril, dimasukkan keimanan. Biasakan melakukan kebiasaan baik seperti berdo'a keluar dan masuk rumah, berterima kasih kepada orang lain, bisa mengaji, jangan keluyuran.
  2. Jaga akal jangan sampai rusak, misalnya dengan tidak mabuk atau mengkonsumsi narkoba. Kita harus mengendalikan hawa nafsu.
  3. Jaga ibadah, utamanya shalat. Shalat adalah amal yang pertama kali diperiksa.
  4. Jaga cara mencari dan menggunakan harga. Daging yang tumbuh dari harta yang haram adalah untuk neraka. Halal zatnya, cara memperolehnya dan cara mengolahnya.
  5. Jaga pergaulannya, lihat siapa temannya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)