Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Hikmah Isra' Mi'raj bersama Ustadz Rajudin

Ustadz Rajudin
Ustadz Rajudin menyampaikan hikmah Isra' Mi'raj pada hari Selasa, 3 Mei 2016 di Masjid Darul Muttaqin, Kuala Kapuas.

Beliau menjelaskan pentingnya peringatan:

  1. Manusia sering lupa bahwa tugas manusia adalah mengabdi kepada Allah. (Q.S. Adz-Dzariat, 51: 56). Jadikan semua profesi yang kita jalani sebagai sarana untuk beribadah kepada Allah. 
  2. Banyak orang ingat dengan dunia tapi lupa dengan akhirat. Padahal akhirat lebih utama dari dunia. Kita disuruh mencari akhirat dengan tidak melupakan dunia. 
  3. Manusia sering maksiat tapi lupa dengan taubat.
  4. Manusia ingat dengan makhluk tapi lupa dengan penciptanya
5 hal yang harus dijaga agar anggota keluarga terhindar dari neraka:
  1. Jaga iman dan tauhid. Rasulullah saat kecil dioperasi oleh malaikat jibril, dimasukkan keimanan. Biasakan melakukan kebiasaan baik seperti berdo'a keluar dan masuk rumah, berterima kasih kepada orang lain, bisa mengaji, jangan keluyuran.
  2. Jaga akal jangan sampai rusak, misalnya dengan tidak mabuk atau mengkonsumsi narkoba. Kita harus mengendalikan hawa nafsu.
  3. Jaga ibadah, utamanya shalat. Shalat adalah amal yang pertama kali diperiksa.
  4. Jaga cara mencari dan menggunakan harga. Daging yang tumbuh dari harta yang haram adalah untuk neraka. Halal zatnya, cara memperolehnya dan cara mengolahnya.
  5. Jaga pergaulannya, lihat siapa temannya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"