Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Mabit dan Outbond Camp

 
Foto bareng sebagian peserta mabit dan outbond camp
Pada hari Selasa, 31 Mei 2016 bertempat di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan Mabit dan Outbond Camp. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara SMK-Amin, MTs Al-Amin dan SMPIT Al-Amin. Instruktur dalam kegiatan ini adalah Bapak Agus Setiawan, Sugeng Sukriyanto, Hardi Septian, Nor Yasin dan Abdurrahman. 

Sebagaimana layaknya outbond, banyak kegiatan yang dilaksanakan dalam kegiatan ini mulai dari kegiatan fisik, sampai bermacam-macam games. Kebetulan medan di sekitar pondok pesantren cukup mendukung untuk pelaksanaan kegiatan ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"