Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Berbagi Jambu Jambak (Bol) dengan kelelawar

Jambu bol yang sudah dimakan oleh kelelawar
Kuala Kapuas merupakan tempat yang kaya dengan buah-buahan. Banyaknya buah-buahan disertai dengan banyaknya kelelawar. Keberadaan bekas gigitan kelelawar pada mangga dan jambu bol menandakan bahwa buah-buahan tersebut sudah matang.

Konsumsi buah-buahan oleh binatang yang biasa memakannya menunjukkan bahwa makanan tersebut layak dikonsumsi oleh manusia. Syukurlah buah-buahan yang ada di bumi Kalimantan ini sebagian besar tidak dipengaruhi oleh berbagai zat kimia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"