Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Langgar sepi karena ada yang shalat hajat di rumah

Langgar yang kosong karena jama'ahnya sedang shalat hajat di tempat lain
Sejak bertugas di Mantangai dulu (1996-2000), admin sering diundang untuk mengikuti shalat hajat. Shalat ini didahului oleh shalat Maghrib secara berjama'ah, setelah itu dilanjutkan dengan shalat hajat. Setelah itu dilanjutkan dengan wirid Qur'an dan shalawat sampai Isya. Setelah shalat Isya biasanya ada makan malam. Shalat hajat ini biasanya diselenggarakan di rumah orang yang mau menunaikan ibadah haji.

Masalahnya adalah ketika shalat hajat itu dilaksanakan di rumah, langgar atau masjid yang ada di dekat rumah tersebut akan sepi atau bahkan tidak ada jama'ahnya. Ada solusi yang ditawarkan oleh salah satu jama'ah masjid Baitul Muttaqin, yaitu menyelenggarakan shalat hajat di masjid sehingga masjidnya tambah ramai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)