Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Melepaskan anjing dari jaring gawang

Saat berada di Masjid Al-Amin Kapuas pada hari Ahad, 20 Mei 2018, ada suara anjing menggonggong. Rupanya anjing tersebut terjerat di jaring gawang yang ada di lapangan SDIT Al-Amin Kapuas. Admin meminta kepada penjaga sekolah untuk mengambil gunting, kami ingin melepaskan anjing dari jaring tersebut.

Ketika Pak Munir (pimpinan Nurul Fikri Zakat Center Kapuas) mendekati anjing tersebut, anjing tersebut menggeram. Namun setelah melihat bahwa Pak Munir justru memotong jaring yang melilit tubuhnya, anjing tersebut pasrah. Bahkan setelah jaring tersebut lepas, anjing tersebut tidak mampu untuk bangkit. Mungkin dia terlalu lelah dalam usahanya untuk melepaskan diri dari jaring tersebut.

Penjaga sekolah bercerita bahwa mereka takut melepaskan anjing tersebut, karena sebelum terjerat tersebut, anjing ini mengejar penjaga sekolah yang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)