Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Rp 150.000 - 162 suka - 154 klik - 81 ditonton (mencoba iklan Facebook)

Pada hari Senin, 22 Oktober 2018 kemarin, admin mencoba iklan Facebook. Admin memasang target biaya $10 untuk satu hari saja dengan jangkauan pengguna Facebook yang ada di Kuala Kapuas. Hasilnya adalah sebagai berikut:

  • 9.004 orang dijangkau
  • 154 klik tautan (Facebook dan Instagram)
  • 162 suka di posting yang dibagikan (gambar diatas)
  • 81 ditonton di YouTube
Jadi kalau dirata-ratakan harga satu klik di Facebook dan Instagram adalah Rp 1.000 untuk kasus diatas. Perlu dilakukan berbagai percobaan untuk melihat variasinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"