Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Just in Time Coronavirus lecture - 2019-novel Coronavirus (2019-nCoV): Facts & Misconceptions



Presentasi diatas merupakan presentasi dari Rashid A. Chotani, MD, MPH, DTM, FRCPH yang dimuat disitus Supercourse berikut ini:


Harapannya kuliah ini dapat disebarkan dalam waktu yang cepat ke seluruh dunia menggunakan jejaring yang sudah terbentuk dengan Supercourse dulu. Kuliah ini menjawab berbagai macam mitos dan kesalahan informasi yang beredar terkait COVID-19 ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini