Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Shalat Zuhur di Majelis Ta'lim Fathul Arifin



Admin pernah mendengar kabar bahwa dari Jalan Jepang, samping gereja ada jalan ke pondok pesantren. Pada hari Ahad, 16 Februari 2020, admin mencoba untuk shalat Zuhur di pondok pesantren tersebut. Tapi waktu menempuh jalan tersebut, admin hanya menemukan Majelis Ta'lim Fathul Arifin. Ketika admin masuk dan bertanya penjaga masjid, ternyata pondok pesantrennya sedang dalam proses pembangunan, asramanya sudah dibuat. Mushola-nya malah sudah berdiri dengan megah. Admin ikut shalat Zuhur di mushola ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas