Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

8 tahun belajar bahasa di Duolingo

Pada hari ini, Ahad, 15 Maret 2020, admin menerima ucapan selamat dari Duolingo karena sudah 8 tahun menggunakan Duolingo.

Selama delapan tahun ini admin baru belajar dua bahasa dalam waktu yang cukup lama yaitu Bahasa Jerman dan Bahasa Arab. Untuk Bahasa Jerman sudah menyelesaikan seluruh pembelajaran tapi baru level 1. Sedangkan untuk Bahasa Arab baru memasuki tingkat 3 dari 4 tingkat yang ada. Namun untuk Bahasa Arab ini sudah menyelesaikan untuk setiap pelajarannya sampai level 5.

Untuk Bahasa Jerman, masih belum bisa digunakan untuk membaca majalah, buku, baru bisa menjawab Story yang dibuat oleh Duolingo sendiri. Untuk bahasa Arab masih lama lagi proses belajarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini