Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

"Gelombang Kedua" di Informasi Kapuas

 


Saat melihat statistik blok ini, admin agak kaget, rupanya peningkatan jumlah pengunjung pada tanggal 1 Oktober 2020 mencapai angka 73.922, tertinggi sejak 1 November 2012 yaitu 55.710. 

Rupanya halaman yang paling sering dikunjungi sekarang adalah Kamus Dayak Ngaju - Indonesia. Kunjungan pada halaman ini mengalahkan kunjungan pada halaman Gaji 30 juta rupiah per bulan yang sudah bertahun-tahun menjadi artikel paling populer.

Salah satu analisis ramainya kunjungan ini adalah karena cepat respon yang diberikan terhadap komentar yang diberikan oleh pengunjung. Banyak juga respon yang tidak bisa ditanggapi. Namun hal tersebut tidak mengurangi jumlah kunjungan secara umum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"