Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kisah Musa dan Khidir - DR. Fahmi Islam Jiwanto

  • Setan membuat orang lupa terhadap hal-hal yang penting 
  • Sebagian menganggap Khidir sebagai Nabi
  • Imam Qurtubi - ilmu Khidir adalah untuk kasus-kasus khusus; ilmu Musa tentang masalah-masalah umum.
  • Khidir mendapatkan Rahmat Allah - Kenabian
  • Ilm min ladunna - mendapatkan wahyu dari Allah
  • Imam Junaid - tariqat kita berada dalam koridor Qur'an dan Sunnah
  • Karomah tertinggi adalah istiqomah sampai akhir
  • Adab Musa ingin belajar dengan Khidr sangat baik
  • Kesabaran itu terkait dengan kesabaran. Makin banyak informasi makin sabar.
  • Dalam perjalanan minimal berdua
  • Keputusan Khidir mengutamakan manfaat yang lebih besar dari mudharat yang ada
  • Menunda penjelasan sampai waktu yang ditentukan
  • Salah paham, pendapatnya tidak boleh dipegang
  • Dugaan yang benar salahnya, tidak boleh jadi pegangan
  • Orang yang mempunyai ilmu lebih didahulukan dari orang yang tidak punya ilmu
  • Ketidakadaan ilmu bukan ilmu terhadap ketiadaan
  • Orang memikirkan apa yang akan terjadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"