Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Bagaimana pemimpin menginspirasi tindakan - The Golden Circle

 



Ceramah ini sangat menginspirasi. Bagaimana orang membeli sesuatu bukan karena apa yang mereka jual (WHAT), bukan karena bagaimana mereka menjualnya (HOW), tapi mereka membeli apa yang diyakini oleh penjual (WHY).

Beliau mencontohkan bagaimana orang membeli Apel karena mereka percaya dengan apa yang membuat Apel membuat produk mereka berbeda.

Beliau juga mencontohkan bagaimana Wright brothers sukses meskipun mereka tidak punya sarana untuk sukses secara materi. Mereka punya mimpi besar untuk memperbaiki dunia transportasi.

Beliau juga mencontohkan bagaimana 200.000 orang berkumpul untuk mendengarkan ceramah Martin Luther King. Mereka percaya dengan apa yang dia percaya (I have a dream). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)