Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

KANTUNG ROSEMAR (matiKAN punTUNG ROkok SEbelum MAsuk Rumah)



Merokok memang susah berhenti, dan masih banyak masyarkat Indonesia yang merokok, padahal kampanye anti rokok sudah lama didengung-dengungkan.

Pada kesempatan ini mahasiswa-mahasiswi Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin membuat inovasi pada saat praktek keperawatan komunitas, keluarga dan holistik. Inovasi mereka dipaparkan pada saat Musyawarah Masyarakat Kelurahan yang ke-2 yaitu "KANTUNG ROSEMAR" yang artinya Matikan Puntung Rokok Sebelum Masuk Rumah. Inovasi ini disambut baik oleh masyarakat Kelurahan Selat Utara.

Adapun pembuatan KANTUNG ROSEMAR ini dari barang bekas yaitu kaleng susu kental manis yang sudah tidak terpakai. Kaleng ini dipasang di depan-depan rumah warga, sehingga sebelum masuk rumah warga bisa mematikan puntung rokoknya. Tujuan inovasi ini adalah menciptakan rumah yang sehat bebas dari asap rokok terutama rumah-rumah yang ada anak balita dan ibu hamilnya.

Kiriman: Bapak M. Hipni


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"