Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Susu Bagi Ibu Hamil dan Balita Untuk Cegah Stunting

 

Saka Lagun, 26 Juni 2024
 
Pemerintah Desa Saka Lagun berkomitmen dalam pencegahan stunting. Hari ini Kepala Desa Saka Lagun Samsir Alam dan istri selaku ketua TP-PKK Desa Saka Lagun dan didampingi tenaga kesehatan  dan kader posyandu menyerahkan susu kepada ibu hamil dan balita yang berisiko. Diharapkan dengan pemberian susu ini ibu hamil dan balita mendapatkan gizi yang cukup. Pada kesempatan ini juga Ketua TP-PKK yang biasa disapa Bu Janah memberikan edukasi kepada ibu hamil dan balita agar selalu datang ke posyandu. 

Foto dan tulisan dikirim oleh Bapak M. Hipni.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"