Postingan

Menampilkan postingan dengan label DMI

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Manajemen Masjid

Gambar
Guru H. Parhani sedang memberikan kuliah subuh Oleh: Guru H. Parhani (Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kapuas) Masjid adalah tempat yang paling mulia di muka bumi. Banyak hadits-hadits yang menunjukkan kemuliaan masjid di dunia ini. Diantara kemuliaan masjid: Orang yang berniat i’tikaf akan bernilai ibadah di sisi Allah Orang yang mulai masuk ke dalam masjid, disuruh untuk melaksanakan shalat tahiyatul masjid dua raka’at sebagai penghormatan kepada masjid Orang yang sedang berhadats besar karena junub diharamkan memasuki masjid. Orang yang rajin ke masjid, ia adalah orang beriman kepada Allah dan Rasul Orang yang selalu mema’murkan masjid termasuk orang-orang yang dimuliakan Allah SWT. Ada 7 golongan orang yang mendapatkan naungan di padang mahsyar, salah satunya adalah orang yang hatinya terpaut dengan masjid. Dengan adanya masjid di tengah-tengah masjid, mari kita berusaha untuk mema’murkan masjid ini. Masjid bisa dijadikan tolok ukur dari keiman...

Kemuliaan Masjid

Gambar
Oleh: H. Parhani Kegiatan safari subuh dan safari Jum’at bertujuan untuk mengajak masyarakat memakmurkan masjid. Dulu Islam pernah jaya di muka bumi ini. Masjid dan tempat-tempat ibadah menjadi markas untuk mempersatukan dan mensejahterakan umat. Ini berlangsung sampai abad ke-13. Abad ke-14 peranan masjid mulai menciut. Sehingga timbul pemahaman bahwa masjid hanya menjadi tempat pelaksanaan shalat jama’ah saja. Dengan semangat ini dibentuklah Dewan Masjid Indonesia yang ingin menjadikan masjid sebagaimana diinginkan oleh Rasulullah SAW. Masjid merupakan tempat yang paling mulia di muka bumi. Ketika Rasulullah mulai hijrah ke Madinah, pemikiran beliau pertama adalah membangun masjid, sebagai tempat pemersatu, tempat berda’wah, dll. Dibangunlah masjid nabawi. Saking pentingnya masjid, beberapa hari singgah di Quba, dibangunlah masjid Quba. Bukti kemuliaan masjid. Masuk ke masjid, disunnahkan untuk memuliakannya dengan shalat tahiyatul masjid. “janganlah engkau duduk di ma...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"