Postingan

Menampilkan postingan dengan label International Quran Recitation Competition

Usaha Mencari Peta Virtual Background: Saat GIS Kalteng “Diuji” dengan Google Maps

Gambar
Perbandingan tampilan Sei Pinang di dua platform: citra satelit pada Google Maps (kiri) dan Peta GIS Kalteng (kanan) relatif sama-sama belum detail. Perbedaannya, Google Maps menampilkan lebih banyak titik lokasi/nama tempat (POI) yang ditambahkan komunitas seperti Local Guides, sehingga orientasi lokasi terasa lebih mudah. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 , saya mencoba mencari peta Kalimantan Tengah yang menarik untuk dijadikan virtual background saat rapat daring menggunakan Jitsi Meet . Saya lalu meminta bantuan Copilot (AI milik Microsoft). Copilot kemudian merekomendasikan sebuah situs pemetaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: Peta GIS Kalteng ( https://peta.simtaru.kalteng.go.id/ ). Awalnya saya cukup terkesan. Ketika saya mengarahkan peta ke wilayah Kuala Kapuas , tampilannya terlihat rapi dan informatif. Dari situ muncul rasa penasaran: kalau di ibu kota kabupaten terlihat lumayan detail, apakah wilayah yang lebih jauh seperti Sei Pinang (ibu kota Kecamatan Se...

Video Peserta Kapuas "Excluded" Dari International Quran Recitation Competition 2014

Gambar
Video diatas tidak dinilai oleh juri International Quran Recitation Competition 2014 karena tidak memenuhi syarat kejelasan dalam aspek suara. Memang dalam penilaian juri dalam tahap sebelumnya, peserta diharapkan untuk meninggikan suara saat memulai pembacaan Quran, namun kekurangan ini terulang kembali. Nampaknya juri dalam tahap ketiga ini lebih tegas dalam menerapkan aturan. Selain itu peserta juga disarankan untuk menggunakan mikrofon agar suaranya jelas terdengar. Saran ini juga tidak dilakukan dalam video diatas. Memang pihak panitia sudah menyampaikan dalam email mereka bahwa persiapan untuk mengikuti lomba ini cukup menyita waktu dan biaya.

Muhammad Amin Menjadi Satu-satunya Wakil Indonesia Dalam International Quran Recitation Competition 2014

Gambar
Muhammad Amin menjadi satu-satunya peserta dari Indonesia yang berhasil masuk ke tahap ketiga Kompetisi Baca Quran Internasional ( International Quran Recitation Competition 2014 ) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Bahrain. Meskipun nilainya dalam seleksi tahap kedua ini (89,69) menurun dari tahap pertama (96,7), beliau lulus ke tahap berikutnya. Dalam tahap ketiga ini beliau akan bersaing dengan 100 orang Qari dari seluruh dunia. Peserta diminta untuk membaca Quran maksimal 10 menit, diunggah ke YouTube dan akan dipilih sepuluh orang peserta terbaik.

International Quran Recitation Competition 2014 - Seleksi Tahap 2

Gambar
Beberapa orang warga Kabupaten Kapuas yang mengikuti International Quran Recitation Competition 2014 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Bahrain, memasuki seleksi tahap kedua. Mereka masuk dalam 1.000 orang yang masuk dalam tahap ini. Mereka kembali diminta untuk membaca Quran dengan durasi 5 menit, kemudian diunggah kembali ke YouTube untuk dinilai oleh dewan juri.

Salah Satu Peserta International Quran Recitation Competition 2014 Dari Kapuas Raih Nilai 96,7%

Gambar
Nilai dari salah satu peserta dari Kabupaten Kapuas Tanggal 24 September 2014 kemarin, pendaftaran untuk International Quran Recitation Competition 2014 sudah ditutup. Video yang diunggah ke YouTube oleh peserta dari seluruh dunia sudah dinilai. Berikut ini nilai-nilai yang diraih oleh peserta dari Kabupaten Kapuas: Competitor Number: 5440 - 96,7% Competitor Number: 5446 - 93,95% Competitor Number: 5495 - 47,75% Competitor Number: 5496 - 88,7% Competitor Number: 5497 - 67,15% Competitor Number: 5498 - 66,2% Competitor Number: 5543 - 72,35% Competitor Number: 5545 - 54% Mulai tanggal 1 Oktober 2014 - 15 Oktober 2014 akan dimulai seleksi tahap kedua. Mudah-mudahan peserta dari Kapuas dapat melewati tahap ini. Mari kita do'akan bersama.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas