Belajar Al-Qur’an dari Rumah: Saat Tarbiyah Menjadi Percakapan Keluarga

Gambar
  Ada proses pendidikan yang kadang tidak berjalan sesuai rencana. Sejak awal, sebagian orang tua mungkin memiliki harapan agar anak-anaknya tumbuh dalam suasana pembinaan iman yang baik. Mereka ingin anak-anaknya dekat dengan Al-Qur’an, terbiasa menghadiri majelis ilmu, dan memiliki lingkungan pergaulan yang menuntun kepada kebaikan. Namun, dalam kenyataannya, jalan menuju kebaikan tidak selalu lurus dan mudah. Ada anak yang sebenarnya ingin belajar, tetapi merasa belum siap. Ada yang pernah mencoba mengikuti majelis, namun kemudian merasa minder karena melihat orang lain lebih fasih membaca Al-Qur’an. Ada pula kesempatan belajar yang tertunda karena keadaan, kesibukan, jarak, atau situasi yang tidak memungkinkan. Dari sini kita belajar bahwa hidayah, pembinaan, dan proses mendekat kepada Allah tidak selalu datang melalui jalan yang kita bayangkan. Kadang yang dahulu sulit dilakukan di luar rumah, justru terbuka dengan indah di dalam rumah sendiri. Ketika Rumah Menjadi Tempat Tarb...

Muhammad Amin Menjadi Satu-satunya Wakil Indonesia Dalam International Quran Recitation Competition 2014

Muhammad Amin menjadi satu-satunya peserta dari Indonesia yang berhasil masuk ke tahap ketiga Kompetisi Baca Quran Internasional (International Quran Recitation Competition 2014) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Bahrain. Meskipun nilainya dalam seleksi tahap kedua ini (89,69) menurun dari tahap pertama (96,7), beliau lulus ke tahap berikutnya. Dalam tahap ketiga ini beliau akan bersaing dengan 100 orang Qari dari seluruh dunia. Peserta diminta untuk membaca Quran maksimal 10 menit, diunggah ke YouTube dan akan dipilih sepuluh orang peserta terbaik.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas