Postingan

Menampilkan postingan dengan label Masjid Nurul Hidayah

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Bacaan Qur'an Membersihkan Dosa

Gambar
Ustadz Ja'far menyampaikan kultum Pada hari Senin, 7 Juli 2014 (9 Ramadhan 1435 H) bertempat di Masjid Nurul Hidayah, Pulau Telo, ustadz dari Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi) Cabang Kapuas, Ja'far menyampaikan kultum tarawih. Beliau mengawali kultumnya dengan cerita sebagai berikut:  Seorang cuku bertanya kepada kakeknya Cucu : Kek, saya membaca Qur'an tapi tidak mengerti makna dan artinya, bagaimana menurut kakek? Waktu itu sang kakek sedang mengumpulkan batu bara dalam keranjang.  Kakek: Cucuku, coba ambilkan kakek sekeranjang air di sungai Sang cucu langsung menuruti perintah kakek. Dengan keranjang batu bara sang cucu mengambil air di sungai, tetapi belum sampai di rumah air sudah habis karena airnya menetes dari keranjang, sang cucu mengulangi sampai 3 kali dan hasilnya sama. Kemudian sang cucu menghadap kakek. Cucu: Kek nggak bisa kalau mengambil air dengan keranjang, bagaimana kalau dengan ember saja?  Kakek: Tidak, ambilah air dengan keranjang.  K...

Mari Bantu Masjid Nurul Hidayah Pulau Telo

Gambar
Kumpulan gambar pembangunan masjid Nurul Hidayah Pulau Telo “Barangsiapa yang membangun masjid, maka Allah akan bangunkan baginya semisalnya di surga.” (HR. Bukhari, 450 dan Muslim, 533 dari Hadits Utsman radhiallahu’anhu) Masjid Nurul Hidayah Pulau Telo sekarang dalam tahap pembangunan, kami mengharapkan bantuan dari saudara(i) Bapak/Ibu untuk dapat menyisihkan sebagian dari rezeki untuk pembangunan Masjid Nurul Hidayah, Kami menerima bantuan dalam bentuk barang seperti : Pasir, Bata, Semen atau apapun untuk pembangunan Masjid. Sekarang Masjid melakukan pemasangan kusen pintu. Silahkan hubungi: Muhammad Hipni, Jl. Kenari 2 No 456. Perumnas PulauTelo. No HP 085249800061, Email/FB: hipni_doank@yahoo.co.id

Lima Perkara Penghambat Rezeki

Gambar
Kultum di Masjid Nurul Hidayah Pulau Telo Alhamdulillah penulis kembali dapat melaksanakan Sunah Rasullulah yaitu sholat Taraweh di Masjid Nurul Hidyah pada kesempatan ini penulis  merangkum kultum yang disampaikan Ust. Hasanudin Zoe yang akrab disapa Ust. Zoe dari Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Kapuas.  Apa itu rezeki terkadang kita menggagap hanya sebatas duit saja, padahal kesehatan, waktu luang dan anak-anak merupakan rezeki atau nikmat. Ada 5 perkara penghambat rezeki, yaitu: Hilangnya tawakal kepada Allah SWT, kita menganggap bahwa rezeki yang kita dapat adalah bukan dari Allah tapi dari kita sendiri, pergi kedukun untuk mendapatkan rezeki dll. Terlalu banyak dosa seperti meninggal sholat, zina (termasuk zina mata telinga dan pikiran), tidak berbakti dengan orang tua dan syirik. Berbuat maksiat dalam mencari harta, seperti tidak jujur dalam berusaha. Pekerjaan yang melalaikan kita dari mengingat Allah. Enggan bersedekah Penulis: Hipni ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"