Postingan

Menampilkan postingan dengan label Palingkau Baru

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Sore Hari Di Sei Lasar

Gambar
Anak-anak sedang bermain rumah-rumahan di tanah Menelusuri Sei Lasar di sore hari cukup menarik. Handil ini merupakan bagian dari Desa Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung. Jaraknya dari Jalan Pemuda adalah sekitar 500 meter ke arah Sungai Kapuas Murung. Desa ini memiliki rumah di kedua sisi handil, meskipun rumah terbanyak terdapat pada sisi kanan handil. Sore hari adalah waktu mandi bagi sebagian warga handil. Mereka mandi di sungai, tidak hanya anak-anak, termasuk juga orang dewasa. Kebetulan pada sore ini airnya sedang pasang, jadi banyak anak-anak yang berenang di handil ini. Ada sebagian anak-anak yang sedang bermain di depan rumahnya. Mereka asyik membuat rumah-rumahan diatas tanah (foto diatas). Petani pulang dari lahan dengan jukung Sore hari juga saat bagi petani yang memiliki lahan di "darat" untuk kembali ke rumah mereka (foto diatas). Bagi petani yang tidak memiliki sepeda motor, mereka menggunakan jukung sebagai sarana transportasi. Ada juga sebag...

Praktek Dokter Timothy Von Simon

Gambar
Praktek Dokter Timothy Von Simon Praktek dokter ini terletak di Desa Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas. Jam buka praktek adalah: Senin - Jum'at : 06.00 - 07.00 WIB dan 14.00 - 17.00 WIB Sabtu : 06.00 - 07.00 WIB dan 13.00 - 14.00 WIB

Rumah Tunggu Kelahiran "Harapan Bunda"

Gambar
Rumah tunggu kelahiran "Harapan Bunda" Pada hari Minggu, 29 September 2013, admin mampir ke Rumah Tunggu Kelahiran "Harapan Bunda" yang terletak di Desa Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung. Saat admin datang, sedang tidak ada pasien yang sedang dirawat. Admin berbincang-bincang dengan bidan TKS yang tinggal di depan rumah tunggu kelahiran tersebut. Ruang bersalin Rumah tunggu ini memiliki tiga buah tempat tidur. Pasiennya berasal dari desa-desa di wilayah kerja Puskesmas Palilngkau, bahkan ada yang berasal dari desa di provinsi Kalimantan Selatan. Biasanya bidan-bidan desa akan merujuk pasien ke rumah tunggu kelahiran ini. Inkubator sederhana Rumah tunggu kelahiran ini ditangani oleh 17 orang bidan. 12 orang bidan PNS dan 5 orang bidan Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Setiap hari ada yang bergiliran jaga, ada jaga pagi, sore dan malam. Untuk jaga pagi tidak ada uang jaga, untuk jaga sore disediakan uang jaga lima puluh ribu rupiah dan untuk jaga malam...

Rumah Tunggu Kelahiran "HARAPAN BUNDA"

Gambar
Menuju Rumah Tunggu Harapan Bunda Rumah Tunggu Kelahiran "HARAPAN BUNDA" berada di Desa Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Rumah Tunggu ini menempati salah satu rumah dinas staf Puskesmas Palingkau yang sudah tidak digunakan lagi. Sejak dibuka pada bulan Februari 2012 yang lalu, rumah tunggu ini sudah melayani lebih dari 170 persalinan. Tempat ini berada dalam wilayah kerja Puskesmas Palingkau. Tenaga kesehatan yang bertugas di rumah tunggu ini juga merupakan staf Puskesmas Palingkau. Rumah Tunggu ini dibangun sebagai upaya untuk mengurangi angka kematian ibu yang cukup tinggi di wilayah kerja Puskesmas Palingkau. Tempat ini menjalin kerjasama dengan bidan dan dukun kampung setempat. Partisipasi dari para dukun kampung sangat membantu berjalannya rumah tunggu ini. Bila ada persalinan yang tidak bisa ditangani oleh tempat ini, langsung dirujuk ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)