Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Situs IDI Cabang Kapuas memiliki wajah baru

Situs baru IDI Cabang Kapuas dalam bentuk blog (Wordpress)
Setelah bereksperimen dengan beberapa perangkat lunak (software) pengelola konten situs, akhirnya pengelola situs IDI Cabang Kapuas memutuskan untuk beralih ke Wordpress mengingat pola pengelolaan blog ini lebih mudah. Namun sayangnya dalam migrasi ini ada beberapa hal yang terlewatkan, seperti misalnya profil dokter yang tadinya tersedia dalam salah satu halaman, sekarang tidak ada lagi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat kembali dimunculkan. Bila ingin berkunjung dapat meng-klik pada alamat berikut:
IDI Cabang Kapuas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"