Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Kebakaran di Palingkau Baru

Pada hari Rabu, 16 Maret 2011 sekitar jam 14.30 WIB di Desa Palingkau Baru terjadi kebakaran yang menghanguskan sekitar 17 rumah, yang terdiri 29 KK, 119 jiwa. Dari jumlah tersebut juga terdapat barak yang banyak dihuni oleh pendatang. Data rinci tentang jumlah keluarga yang terkena berikut jumlah jiwanya masih dalam pendataan oleh pihak Kelurahan Palingkau Baru.

Ketika admin sampai di lokasi, Taruna Siaga Bencana (Tagana) sudah datang dan mereka sedang mendirikan tenda pengungsian dan tenda untuk dapur umum. Di posko sudah menunggu Pak Camat serta para tokoh masyarakat. Tidak jauh dari posko tersebut juga sudah dibuka Posko Kesehatan yang dibuka oleh Puskesmas Palingkau dan dikoordinir oleh dr. Timothy Von Simon. Menurut informasi dari pihak puskesmas, mereka menggunakan dana puskesmas untuk menyediakan makan malam bagi pengungsi. Keberadaan pengungsi hampir tidak terasa mengingat mereka banyak yang pulang kampung dan hanya yang tidak punya sanak saudara yang mengungsi di rumah ketua RT setempat.

Teman-teman dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas sudah mengirimkan bantuan air minum gelas sebanyak 20 kotak dan mie goreng sebanyak 5 kotak, serta menyediakan 2 bungkus besar pembalut wanita. Selain itu para relawan dan staf Palang Merah Indonesia yang sedang melakukan pameran di stand PMI, langsung melakukan penggalangan dana. Penggalangan dana juga dilakukan dengan mendatangi stand-stand lain disekitar pameran tersebut.

Bagi warga masyarakat yang ingin menyumbang melalui Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas dapat mengirimkan dana ke :


Donasi Melalui PMI Kabupaten Kapuas

Bank Pembangunan Kalteng
a.n. Kantor PMI Kabupaten Kapuas
No. Rekening: 0600-202-000016360-2
Bila ingin memberikan bantuan secara langsung, bisa mendatangi markas PMI Kabupaten Kapuas di Jalan Untung Surapati No. 5, Kuala Kapuas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)