Menanam Harapan di Tanah Kapuas: Desain Regeneratif untuk Masa Depan yang Melimpah

Gambar
  Bayangkan Anda memegang sebutir benih di tangan. Terlihat kecil, bahkan mungkin tidak berarti. Namun, begitu benih itu menyentuh tanah Kapuas kita yang subur, Anda tidak hanya menanam sebatang pohon di masa depan. Anda sedang menggerakkan sebuah sistem kehidupan yang utuh. Air mulai berkumpul, jamur di bawah tanah tersadar, dan mikroba memulai tugasnya. Akar mencengkeram tanah, menyaring air, sementara daun yang muncul menyerap karbon dari udara, menaungi bumi, dan memperlambat aliran air hujan. Serangga datang, burung mengikuti, dan satwa liar lainnya menemukan makanan serta tempat berlindung. Tanpa kita sadari, kita menuai hasilnya: udara yang lebih bersih, tanah yang lebih subur, iklim yang lebih stabil, dan ikatan yang lebih dalam dengan tempat yang kita sebut rumah. Inilah gagasan utama yang disampaikan oleh Sierra Bainbridge, seorang arsitek lanskap dari MASS Design Group. Ia mengajak kita untuk melihat desain dan pembangunan bukan sekadar sebagai cara mendirikan bangunan, ...

Kebakaran di Palingkau Baru

Pada hari Rabu, 16 Maret 2011 sekitar jam 14.30 WIB di Desa Palingkau Baru terjadi kebakaran yang menghanguskan sekitar 17 rumah, yang terdiri 29 KK, 119 jiwa. Dari jumlah tersebut juga terdapat barak yang banyak dihuni oleh pendatang. Data rinci tentang jumlah keluarga yang terkena berikut jumlah jiwanya masih dalam pendataan oleh pihak Kelurahan Palingkau Baru.

Ketika admin sampai di lokasi, Taruna Siaga Bencana (Tagana) sudah datang dan mereka sedang mendirikan tenda pengungsian dan tenda untuk dapur umum. Di posko sudah menunggu Pak Camat serta para tokoh masyarakat. Tidak jauh dari posko tersebut juga sudah dibuka Posko Kesehatan yang dibuka oleh Puskesmas Palingkau dan dikoordinir oleh dr. Timothy Von Simon. Menurut informasi dari pihak puskesmas, mereka menggunakan dana puskesmas untuk menyediakan makan malam bagi pengungsi. Keberadaan pengungsi hampir tidak terasa mengingat mereka banyak yang pulang kampung dan hanya yang tidak punya sanak saudara yang mengungsi di rumah ketua RT setempat.

Teman-teman dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas sudah mengirimkan bantuan air minum gelas sebanyak 20 kotak dan mie goreng sebanyak 5 kotak, serta menyediakan 2 bungkus besar pembalut wanita. Selain itu para relawan dan staf Palang Merah Indonesia yang sedang melakukan pameran di stand PMI, langsung melakukan penggalangan dana. Penggalangan dana juga dilakukan dengan mendatangi stand-stand lain disekitar pameran tersebut.

Bagi warga masyarakat yang ingin menyumbang melalui Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas dapat mengirimkan dana ke :


Donasi Melalui PMI Kabupaten Kapuas

Bank Pembangunan Kalteng
a.n. Kantor PMI Kabupaten Kapuas
No. Rekening: 0600-202-000016360-2
Bila ingin memberikan bantuan secara langsung, bisa mendatangi markas PMI Kabupaten Kapuas di Jalan Untung Surapati No. 5, Kuala Kapuas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas