Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Jalan diperbaiki setelah ditanami pisang

Jalan di Desa Teluk Palinget yang sudah diperbaiki
Pada minggu yang lalu, harian Kalteng Pos memuat berita tentang jalan di Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak yang ditanami pisang oleh warga masyarakat. Hal tersebut mereka lakukan karena kesal terhadap lambatnya perbaikan jalan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Tak lama sesudah berita tersebut dimuat dikoran, jalan yang berlubang-lubang ini sekarang sudah diperbaiki oleh pemerintah daerah. Lubang-lubang tersebut ditimbun dengan bebatuan dan sirtu. Semoga kedepan, tidak harus masyarakat yang melakukan aksi dulu, setelah itu baru pemerintah memberikan reaksi. Akan lebih baik bila pemerintah daerah bisa proaktif dalam menyikapi permasalahan ditengah masyarakat sebelum muncul ke permukaan atau di ekspos oleh media.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas