The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

Persaudaraan Muslimah (Salimah) Peduli Ramadhan

Peduli Ramadhan di Langgar Da'watul Khairat (Courtesy of Salimah)
Pada hari Jum'at, 2 Juni 2017, Persaudaraan Muslimah (Salimah) Pengurus Daerah Kapuas bekerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Majelis Ta'lim Mar'atush Shalihah, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kapuas, dan Annida mengadakan kegiatan Peduli Ramadhan. Kegiatan ini berupa kunjungan ke Langgar Da'watul Khairat dan Masjid Baiturrahim Handil Ulis untuk berbagi baju layak pakai, mukena dan nasi untuk buka puasa bersama. 
Peduli Ramadhan di Masjid Baiturrahim Handil Ulis (Courtesy of Salimah)
Selama bulan Ramadhan ini Salimah menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti dalam poster berikut ini:

Salimah Berbagi di bulan Ramadhan (Courtesy of Salimah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas