Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Peringatan Isra' Mi'raj Langgar Al-Inayah

Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an
Peringatan Isra' Mi'raj Langgar Al-Inayah, Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. IXa, Kuala Kapuas dilaksanakan pada hari Rabu, 5 Juni 2013. Kegiatan ini diawali dengan Pembacaan Syair Maulid oleh Kelompok Maulid Habsy Masjid Nurul Iman.

Ceramah disampaikan oleh Guru H, Farhani. Beliau menyampaikan bahwa majelis zikir dan majelis ilmu adalah kebun surga di dunia.

Saat Rasulullah menceritakan kisah Isra' Mi'raj kepada orang Quraisy mereka ada yang semakin bertambah keimanannya (seperti Abu Bakar); ada yang kembali kafir (Muth'I'm bin 'Adi).

Ahlu Sunnah meyakini bahwa beliau Isra' Mi'raj dengan fisik. Kalau mimpi tentu tidak merupakan mu'jizat. Allah ingin memperlihatkan sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. Ketika bertemu Allah, beliau diperintahkan untuk shalat lima waktu.

Saat Rasulullah menerima pertanyaan tentang masjid Al-Aqsha malaikat langsung menampakkan masjid tersebut kepada beliau sehingga beliau bisa menggambarkan masjid sesuai dengan jelas. Meskipun demikian masih banyak yang tidak percaya kepada beliau.

Beliau juga menjalani pembedahan hati dan dibersihkan dengan air zam-zam. Pembersihan ini mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa menjaga kebersihan hati. Bila hati kotor maka aktivitas juga buruk. Kita membersihkan hati dengan zikir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas