Ketika Membaca Al-Qur’an, Pertanyaan Terpenting Adalah: Apakah Saya Juga Melakukannya?

Gambar
  Ada ayat-ayat Al-Qur’an yang kita baca sebagai kisah masa lalu. Kita merasa sedang membaca sejarah tentang orang-orang terdahulu: Fir‘aun, Qarun, kaum ‘Ad, kaum Tsamud, atau Bani Israil. Tetapi semakin kita merenung, semakin terasa bahwa Al-Qur’an tidak hanya sedang mengajak kita menengok masa lalu. Al-Qur’an sedang menghadapkan cermin ke wajah kita sendiri. Salah satu ayat yang sangat kuat untuk direnungkan adalah firman Allah dalam Surah Al-Qashash ayat 4: “Sungguh, Fir‘aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Ia menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sungguh, ia termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” Ayat ini menceritakan kekejaman Fir‘aun terhadap Bani Israil. Tetapi bila kita berhenti hanya pada sejarahnya, kita mungkin kehilangan pesan terdalamnya. Sebab Al-Qur’an tidak hanya memperkenalkan nama Fir‘aun sebagai tokoh masa lalu, tetapi juga me...

Peringatan Isra' Mi'raj Langgar Al-Inayah

Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an
Peringatan Isra' Mi'raj Langgar Al-Inayah, Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. IXa, Kuala Kapuas dilaksanakan pada hari Rabu, 5 Juni 2013. Kegiatan ini diawali dengan Pembacaan Syair Maulid oleh Kelompok Maulid Habsy Masjid Nurul Iman.

Ceramah disampaikan oleh Guru H, Farhani. Beliau menyampaikan bahwa majelis zikir dan majelis ilmu adalah kebun surga di dunia.

Saat Rasulullah menceritakan kisah Isra' Mi'raj kepada orang Quraisy mereka ada yang semakin bertambah keimanannya (seperti Abu Bakar); ada yang kembali kafir (Muth'I'm bin 'Adi).

Ahlu Sunnah meyakini bahwa beliau Isra' Mi'raj dengan fisik. Kalau mimpi tentu tidak merupakan mu'jizat. Allah ingin memperlihatkan sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. Ketika bertemu Allah, beliau diperintahkan untuk shalat lima waktu.

Saat Rasulullah menerima pertanyaan tentang masjid Al-Aqsha malaikat langsung menampakkan masjid tersebut kepada beliau sehingga beliau bisa menggambarkan masjid sesuai dengan jelas. Meskipun demikian masih banyak yang tidak percaya kepada beliau.

Beliau juga menjalani pembedahan hati dan dibersihkan dengan air zam-zam. Pembersihan ini mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa menjaga kebersihan hati. Bila hati kotor maka aktivitas juga buruk. Kita membersihkan hati dengan zikir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)