Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

 

KUALA KAPUAS – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh LazisMu sebagai lembaga amil zakat dan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan.

​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan.

​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semangat keberpihakan dan berbagi kepada sesama. Dengan dukungan LazisMu, program ini menunjukkan akuntabilitas gerakan Muhammadiyah dalam mengelola amanah donatur untuk disalurkan kembali dalam bentuk aksi sosial yang bermanfaat langsung bagi warga di Bumi Panjebe Simpei.

​Keterlibatan MDMC dalam aksi ini juga memberikan warna tersendiri, di mana para relawan kemanusiaan tersebut memastikan seluruh proses pembagian takjil berjalan aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi dan penguatan ukhuwah antara Ortom, lembaga zakat, dan relawan bencana di lingkungan PDM Kapuas agar selalu siap bersinergi dalam misi kemanusiaan lainnya.

​Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa internal untuk semakin mempererat ikatan kekeluargaan antar seluruh elemen Muhammadiyah di Kapuas. Diharapkan semangat kebersamaan antara AMM, LazisMu, dan MDMC ini dapat terus terjaga secara konsisten sebagai bukti nyata kontribusi Muhammadiyah dalam membangun harmoni dan kepedulian sosial di Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini