Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Kepala Instalasi, Kepala Ruang Rawat Inap dan Staf Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

Praktek resusitasi jantung paru
Pada hari Rabu, 9 Oktober 2014 bertempat di Gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diselenggarakan pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi petugas rumah sakit. Kegiatan ini merupakan pelatihan hari ke-10 bagi petugas rumah sakit. Narasumber kegiatan ini adalah para pelatih Pertolongan Pertama (First Aid) dari PMI Kabupaten Kapuas.

Pelatihan hari ini cukup istimewa karena dihadiri oleh tiga orang kepala instalasi penunjang medis yaitu Bapak Edel Sitorus (Farmasi), Bapak Basuki (Radiologi) dan Ibu Wiwik Suharti (Gizi) serta para kepala ruangan yang sudah senior. Setelah mendapatkan teori tentang resusitasi jantung paru, (RJP) para peserta diminta untuk melakukan latihan melakukan praktek RJP pada manikin yang sudah disediakan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini