Postingan

Menampilkan postingan dengan label RJP

Pendidikan dan Gizi: Peran Penting Makanan di Sekolah untuk Pembelajaran dan Kesetaraan

Gambar
  Bagi anak-anak di berbagai negara, termasuk di sekitar kita, makanan bergizi yang mereka santap di sekolah seringkali menjadi penentu; antara masuk kelas atau tinggal di rumah, antara berhasil lulus ujian atau tertinggal pelajaran. Program makan di sekolah telah terbukti menjadi salah satu investasi paling praktis dan efektif yang dapat dilakukan sebuah negara untuk meningkatkan kehadiran siswa, memperkuat hasil belajar, dan memajukan kesetaraan, terutama di tengah situasi krisis. Artikel ini diadaptasi dari tulisan Anna Horner, Koordinator Senior UN-Nutrition, dan Alexandra Newlands, Kepala Jaringan Masyarakat Sipil SUN (Scaling Up Nutrition). Dalam tulisan mereka, ditekankan bagaimana program makanan di sekolah menjadi contoh nyata bahwa gizi dan pendidikan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Belajar dari Filipina dan Brazil Gerakan Scaling Up Nutrition (SUN) telah menunjukkan kekuatan kolaborasi untuk mengubah konsep integrasi menjadi aksi nyata. Pada Oktober 2025, per...

Kepala Instalasi, Kepala Ruang Rawat Inap dan Staf Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

Gambar
Praktek resusitasi jantung paru Pada hari Rabu, 9 Oktober 2014 bertempat di Gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diselenggarakan pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi petugas rumah sakit. Kegiatan ini merupakan pelatihan hari ke-10 bagi petugas rumah sakit. Narasumber kegiatan ini adalah para pelatih Pertolongan Pertama (First Aid) dari PMI Kabupaten Kapuas. Pelatihan hari ini cukup istimewa karena dihadiri oleh tiga orang kepala instalasi penunjang medis yaitu Bapak Edel Sitorus (Farmasi), Bapak Basuki (Radiologi) dan Ibu Wiwik Suharti (Gizi) serta para kepala ruangan yang sudah senior. Setelah mendapatkan teori tentang resusitasi jantung paru, (RJP) para peserta diminta untuk melakukan latihan melakukan praktek RJP pada manikin yang sudah disediakan.

RSUD Latih Tenaga "Cleaning Service", Satpam, Tukang Kebun dan Admin Ruangan Untuk Melakukan Resusitasi Jantung Paru

Gambar
Staf rumah sakit sedang praktek melakukan resusitasi jantung paru (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas) Mulai hari Selasa, 23 September 2014 sampai beberapa minggu ke depan, seluruh staf rumah sakit akan dilatih untuk melakukan bantuan hidup dasar atau resusitasi jantung paru (RJP). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan para staf dalam melakukan pertolongan pertama pada orang yang tiba-tiba pingsan dan mengalami henti jantung. Pelatihan ini dikoordinir oleh unit Diklat dan Tim Akreditasi rumah sakit. Pelatih untuk pelatihan ini berasal dari petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang pernah menjalani Pelatihan Pertolongan Pertama selama 70 jam. Pelatihan ini dilakukan di gazebo rumah sakit. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas