Postingan

Menampilkan postingan dengan label RJP

Ingin Hubungan Lebih Bermakna? Coba Lokakarya Praktis dari Pakar Stanford Ini

Gambar
Apakah Anda pernah merasa hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda terasa kurang dalam? Atau mungkin Anda rindu untuk kembali terhubung dengan teman-teman lama yang entah bagaimana perlahan menghilang dari radar? Di zaman yang serba digital ini, banyak dari kita merasakan tantangan yang sama dalam menjaga koneksi sosial yang otentik. Baru-baru ini, Stanford Lifestyle Medicine mengadakan sebuah lokakarya daring yang sangat relevan, dibawakan oleh dua pakar di bidang ilmu perilaku dan kesehatan sosial, Steven Crane, MS, dan BJ Fogg, PhD. Mereka tidak hanya membahas mengapa kita merasa semakin terisolasi, tetapi juga memberikan serangkaian kiat dan aktivitas praktis yang bisa langsung kita coba untuk memperkuat hubungan. Artikel ini merangkum wawasan dan metode-metode berharga dari lokakarya tersebut, disajikan dalam bahasa yang mudah dimengerti agar kita semua bisa mulai membangun kembali hubungan yang lebih sehat dan bermakna. Mengapa Koneksi Sosial Kita Melemah? Awal Mula dari Sebua...

Kepala Instalasi, Kepala Ruang Rawat Inap dan Staf Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

Gambar
Praktek resusitasi jantung paru Pada hari Rabu, 9 Oktober 2014 bertempat di Gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diselenggarakan pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi petugas rumah sakit. Kegiatan ini merupakan pelatihan hari ke-10 bagi petugas rumah sakit. Narasumber kegiatan ini adalah para pelatih Pertolongan Pertama (First Aid) dari PMI Kabupaten Kapuas. Pelatihan hari ini cukup istimewa karena dihadiri oleh tiga orang kepala instalasi penunjang medis yaitu Bapak Edel Sitorus (Farmasi), Bapak Basuki (Radiologi) dan Ibu Wiwik Suharti (Gizi) serta para kepala ruangan yang sudah senior. Setelah mendapatkan teori tentang resusitasi jantung paru, (RJP) para peserta diminta untuk melakukan latihan melakukan praktek RJP pada manikin yang sudah disediakan.

RSUD Latih Tenaga "Cleaning Service", Satpam, Tukang Kebun dan Admin Ruangan Untuk Melakukan Resusitasi Jantung Paru

Gambar
Staf rumah sakit sedang praktek melakukan resusitasi jantung paru (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas) Mulai hari Selasa, 23 September 2014 sampai beberapa minggu ke depan, seluruh staf rumah sakit akan dilatih untuk melakukan bantuan hidup dasar atau resusitasi jantung paru (RJP). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan para staf dalam melakukan pertolongan pertama pada orang yang tiba-tiba pingsan dan mengalami henti jantung. Pelatihan ini dikoordinir oleh unit Diklat dan Tim Akreditasi rumah sakit. Pelatih untuk pelatihan ini berasal dari petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang pernah menjalani Pelatihan Pertolongan Pertama selama 70 jam. Pelatihan ini dilakukan di gazebo rumah sakit. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas