Film Dokumenter American Doctor Rekam Perjuangan Tenaga Medis di Tengah Krisis Gaza

Gambar
INFORMASI KAPUAS – Sebuah film dokumenter baru berjudul American Doctor mengangkat perjuangan para dokter yang bekerja di tengah rusaknya layanan kesehatan dan membeludaknya jumlah pasien di Jalur Gaza. Film tersebut mengikuti perjalanan tiga dokter asal Amerika Serikat yang menjadi sukarelawan di sejumlah rumah sakit di wilayah itu. Dokumenter ini menampilkan dokter bedah ortopedi Mark Perlmutter dari Carolina Utara, dokter bedah trauma Feroze Sidhwa dari California, serta dokter instalasi gawat darurat Thaer Ahmad dari Chicago. Ahmad merupakan seorang warga Amerika keturunan Palestina. Dalam wawancara bersama program berita Democracy Now! , sutradara film American Doctor , Poh Si Teng, menjelaskan bahwa film tersebut dibuat untuk memperlihatkan dampak perang melalui sudut pandang tenaga kesehatan. Film itu juga merekam kegiatan staf medis Palestina yang tetap merawat pasien dalam keadaan serba terbatas. Menurut pejabat Palestina sebagaimana dikutip dalam program tersebut, sekitar 1...

Bundaran Besar - Pusat Selfie di Kuala Kapuas

Bundaran besar di jalan Trans Kalimantan, Jalan Pemuda Km. 3 Kuala Kapuas dikenal sebagai tempat selfie. Hal ini dibuktikan dengan banyak foto yang diunggah ke Twitter, Facebook dan Instagram serta media sosial lainnya yang menggambarkan foto di bundaran besar ini.
Pembangunan bundaran besar beserta dengan taman-taman di sekelilingnya dibangun secara bertahap. Yang pertama kali dibangun adalah bundaran besar tanpa taman. Taman yang pertama kali dibangun adalah yang di dekat kantor Badan Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Kapuas. Setelah itu taman di depan Polres Kapuas. Setelah itu taman yang ada ke arah Palingkau, dan yang terakhir adalah taman ke jalan ke arah Banjarmasin.
 Masing-masing taman memiliki patung yang berbeda-beda. Di masing-masing taman ada tulisan. Bila digabungkan semua tulisan di setiap taman, maka akan berbunyi: "Kuala Kapuas Kota Air, Tingang Menteng Panunjung Tarung".
Orang yang melewati Kuala Kapuas, umumnya menyempatkan diri untuk berfoto di bundaran besar ini. Kadang-kadang mereka memarkir mobil atau sepeda motornya tepat di lingkaran bundaran besar.
Dalam kondisi hujan gerimis pun orang-orang yang mampir ke bundaran besar ini akan menyempatkan diri untuk mengambil foto mereka di salah satu taman yang ada di bundaran besar ini. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)