Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Saluran Informasi Kapuas di YouTube

Laman saluran Informasi Kapuas di YouTube bagi pengunjung baru
Tulisan ini terinspirasi dari salah satu komentar terhadap salah satu video yang ada di saluran Informasi Kapuas di YouTube yang memohon agar kualitas video ditingkatkan. Admin langsung teringat dengan masa-masa awal memposting video di YouTube.

Pada masa lalu, kita tidak bisa langsung memposting video dalam waktu lebih dari 15 menit. Kita harus meng-upload beberapa video dulu (kalau tidak salah sekitar 15-20 video) untuk bisa mendapatkan akses memposting video yang durasinya lebih lama. Jadi video yang panjangnya lebih dari 15 menit, harus dipotong-potong dengan "video editor". Karena video editor yang digunakan umumnya adalah "trial" maka pada video ada promosi yang mereka letakkan di laman video tersebut.

Selain itu, pada masa lalu koneksi internet sangat lambat. Jadi video-video harus dikompres dulu agar ukurannya tidak terlalu besar. Akibatnya kualitas gambarnya menjadi kurang bagus. Sementara video-video yang ada tidak bisa disimpan terlalu lama karena akan memenuhi "hard disk" dalam waktu singkat, jadi harus dihapus atau disimpan dalam keping CD atau DVD.

Itulah sebabnya, video-video pada masa lalu, umumnya resolusi gambarnya sangat rendah.

Internet di Kapuas dimulai dari Wasantara yang menggunakan dial-up yang kecepatannya 56 kb per detik. Kemudian naik menggunakan Speedy yang kecepatannya bervariasi dari 125 kb per detik sampai 1 Mb per detik. Ketika "fiber optic" mulai masuk Kapuas, untuk wilayah yang belum ada "fiber optic"-nya menggunakan "converter" yang kecepatan internetnya bisa sampai 3 Mb per detik. Dengan adanya "fiber optic" kecepatan internet bisa mencapai 10 MB per detik. Dengan kecepatan ini maka video-video HD sudah bisa diupload dengan mudah.

Sebagai gambaran saja, pada kecepatan 3 Mb per detik, bila kita ingin mengunggah video yang ukurannya 5 Gb, maka diperlukan waktu sekitar 10-12 jam, karena kecepatan mengunggahnya cuma sekitar 90 kb per detik.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas