Menyusuri Kubah Guru Hamdi di Handel II Pangkalan Sari: Jejak Seorang Qori dan Pendiri Pesantren di Basarang

Gambar
  Musholla Miftahussalam Oleh: Jum'atil Fajar | Informasi Kapuas Di berbagai pelosok Kabupaten Kapuas masih tersimpan jejak para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam penyebaran Islam dan pendidikan keagamaan. Sayangnya, tidak semua kisah mereka terdokumentasikan dengan baik. Salah satu jejak tersebut adalah Kubah Guru Hamdi yang berada di Handel II, Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah . Rasa penasaran terhadap tempat ini membawa saya melakukan perjalanan singkat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat dalam perjalanan dari Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas. Berawal dari Sebuah Papan Petunjuk Ketika melintas di Jalan Trans Kalimantan, saya berbelok ke kiri menuju kawasan Desa Bungai Jaya. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan melewati Poskesdes Bungai Jaya. Tidak lama kemudian saya tiba di sebuah perempatan jalan. Di sana terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan "Kubah Guru Hamdi" lengkap dengan tanda pana...

Di kolong langit Dusun Tanak Song, Desa Jenggala, Tanjung, Lombok Utara

Keterangan gambar:
Ibu ini seorang janda yang rumah dan sumber penghasilannya hancur. Namun masih berbesar hati mengadopsi seorang bayi usia 8 bulan, yang ibunya meninggal karena tertimpa reruntuhan rumahnya. Sedang kita bangunkan Hunian sementara ukuran 4x6 m, semoga hari ini kelar. Gabungan donasi dari teman-teman semua. Dan saya hanyalah...setitik debu dari kebaikan anda semua.

Simfoni malam #2
Malam ini hening menyapaku dalam balutan dingin yang membeku
" Apa kabarmu tuan ? Sapanya dengan pandang sayu.
" Sudahkah kau dengar rintihan wanita renta disana ?
" Wanita paruh baya kahilangan suami, anak dan hartanya ?
" Tuan, sudahkah kau tengok di camp pengungasian disana ? 
" Beratus orang menahan lapar dan baju apa adanya ? Dan engkau masih bisa bergelak tawa diatas meja makan dengan menu empat sehat 5 sempurna. Bahkan sering kau buang sia2.
" Tuan, sudahkah kau tengok ratusan anak disana ? Menatap kosong penuh trauma, kehilangan mainan, sepeda orang tua dan masa depan mereka.
" apa dari kepulan asap rokok dan tembakaumu tak nampak bayangan mereka dengan baju lusuh, mata nanar menahan lapar dan dingin angin malam dari gunung2 dan lautan ?
"Tuan, apa dari musikmu yang hingar bingar tak terdengar lengkingan mereka menahan dingin dibawah terpal 2 usang berlobang-lobang?

Aku menggeleng pelan
Dan matamu menatapku kosong
Ada harap dan kecewa
Karena aku tak bisa berbuat apa-apa.
Kau ingin menuntunku 
Untuk membantu menyeka luka dan lara itu
Namun aku masih termangu diam dan ragu 

( Masih dibawah kolong langit Dusun Tanak Song, Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara).

Joko Mulyono - Relawan Indonesia Kalteng 081250846608

Komentar

Postingan populer dari blog ini