Postingan

Menampilkan postingan dengan label 119

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

119 di Kalsel dan Kalteng bukan untuk SPGDT tapi untuk Pemadam Kebakaran

Setelah membaca artikel di majalah Kementerian Kesehatan Mediakom yang berjudul "Kerjasama Kode Akses Darurat 119", admin langsung mencoba nomor telepon 119. Ternyata yang mengangkat adalah Pemadam Kebakaran di Banjarmasin. Setelah saya tanyakan tentang nomor 119 ini, petugas kebakaran tersebut menjelaskan bahwa mereka sudah menggunakan nomor 119 ini untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sejak sepuluh tahun yang lalu. Sedangkan Kementerian Kesehatan baru saja menggunakannya untuk nomor Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) pada awal tahun ini. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)