Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ancol

The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Jambore PKK 2013

Gambar
Peserta Jambore PKK dari Kabupaten Kapuas Pada hari Sabtu, 5 Oktober 2013, rombongan PKK Kabupaten Kapuas berangkat ke Palangka Raya, dalam rangka persiapan Jambore PKK. Di Palangka Raya, rombongan mengikuti seleksi peserta lomba yang akan tampil dalam Jambore tersebut. Rombongan dari Kapuas terpilih untuk mewakili lomba penyuluhan mengenai Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS). Dalam lomba yang diselenggarakan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta tersebut, rombongan dari Kapuas berhasil memenangkan Juara Harapan. Berikut penampilan peserta dari PKK Kabupaten Kapuas :

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas