Postingan

Menampilkan postingan dengan label Antri

Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Budaya antri di Sydney Airport

Gambar
  Di setiap toko yang menjual makanan yang saya kunjungi di Sydney Airport, saya lihat selalu ada antrian. Hal seperi ini membuat kita sebagai orang yang baru di sini, juga mengikuti apa yang mereka lakukan. Jadi berbeda sekali dengan orang Indonesia yang suka berkerubung di meja pelayanan. Saya pernah agak malu, karena ingin melihat makanan apa yang di jual, lalu saya langsung maju ke depan, ternyata orang-orang sedang antri di belakang. Mudah-mudahan budaya ini dapat berjalan di Indonesia.

Antrian di Jembatan Pulau Telo dari arah Banjarmasin - 17 Juli 2019

Gambar
Sekitar pukul 09.04 WIB, admin sampai di Jembatan Pulau Telo. Rupanya kena antrian buka tutup dalam rangka perbaikan jembatan Pulau Telo. Tapi admin cuma menunggu sebentar saja, tak lama kemudian antrian kami sudah mulai jalan. Antrian di seberang jembatan juga tidak terlalu panjang. Ketika kembali dari arah Palangka Raya, justru tidak sempat antri. Ketika sampai di mobil paling belakang, mobil-mobil di depan sudah mulai bergerak maju.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)