Postingan

Menampilkan postingan dengan label Banser

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Diklatsar Banser NU Kapuas 2018

Gambar
Pada hari Jum'at - Senin, 16-19 Maret 2018 bertempat di aula Masjid Agung Al-Mukarrom Amanah, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Terpadu Dasar Banser NU Kapuas. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Banser dari Kapuas, Palangka Raya dan Banjarmasin. Instruktur pelatihan ini berasal dari Palangka Raya dan Banjarmasin. Dalam sambutannya, ketua Gerakan Pemuda Ansor Kapuas, Noor Salim, S.Pd.I menjelaskan bahwa saat ini NU sudah mengalami kemajuan dalam rekrutmen anggotanya. Untuk bisa menjadi anggota Banser, mereka harus melewati pelatihan dasar dulu. Setelah itu untuk naik ke jenjang selanjutnya, mereka harus mengikuti diklat-diklat tahap berikutnya. Berikut beberapa video rekaman kegiatan pembukaan Diklatsar Banser NU Kapuas:

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)