Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bika Ambon

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Bika Ambon Zulqaidah - Oleh-oleh khas Medan

Gambar
Nur Rochim di depan stand Wisata Kuliner Pada hari Selasa, 27 Maret 2012, admin menyempatkan diri untuk mampir pada Wisata Kuliner yang ada di Lapangan Benteng, Medan. Dalam kesempatan ini admin bertanya kepada salah seorang penjual tentang Bika Ambon. Pak Nur Rochim yang berasal dari Jl. Pasar Bengkel Dusun II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, menyampaikan bahwa Bika Ambon Zulqaidah adalah bikinannya sendiri. Dia berhasil menemukan cara pembuatan bika ambon yang tidak menggunakan nira. Bila bika dibuat dengan nira, maka dalam beberapa jam dia akan mengalami fermentasi dan bisa menghasilkan alkohol. Untuk mengetahuinya, waktu kita makan bika tersebut, di tenggorokan akan terasa hangat. Menurut keterangan Pak Rochim, beliau adalah satu-satunya (mungkin di Indonesia) yang bisa membuat bika ambon dengan bahan air. Beliau dapat dihubungi pada nomor-nomor berikut: 08525407 0679 dan 081375241554.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)