Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bis

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Bis ramah penumpang

Gambar
  Saat naik bis Translink, di setiap tempat duduk penumpang ada tombol stop. Jadi tidak perlu bilang sama supir bis-nya, kiri-kiri. Dalam bis ada alat untuk memecahkan kaca. Jadi ketika terjadi kecelakaan dimana seluruh penumpang harus keluar dan pintu tidak dapat dibuka maka kaca bis bisa dipecahkan dengan alat yang sudah disediakan. Di dalam bis selain dilarang merokok, juga dilarang untuk makan dan minum. Mungkin tanda ini ada ketika pandemi COVID-19 sedang pada puncak-puncaknya. Saat ini, meskipun di dalam bis disarankan oleh kementerian kesehatan untuk memakai masker, namun tidak ada yang pakai masker dalam bis. Karena pintu terbuka dan tertutup dikendalikan dari depan (supir), maka para penumpang di larang untuk berdiri daerah yang merupakan tempat terbuka dan tertutup-nya pintu. Bis ini menyediakan tempat duduk khusus untuk pengguna kursi roda. Untuk setiap undakan (anak tangga) yang ada di dalam bis, selalu ada tulisan "watch your step" (perhatikan langkah Anda).

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas