Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bubur Kacang Hijau

The Salahuddin Generation (Ep. 8): “Kemenangan yang Membuka Kembali Yerusalem”: Hattin, Akhlak, dan Masuknya Salahuddin ke Al-Aqsa

Gambar
Episode ini adalah titik balik. Setelah bertahun-tahun menahan pecahnya umat, menutup banyak front, dan membangun kekuatan, Salahuddin akhirnya memukul pasukan Salib pada Battle of Hattin —kemenangan yang bukan sekadar taktik militer, tetapi juga kemenangan karakter . Yang paling kuat dari episode 8 bukan hanya “Yerusalem direbut”, tetapi bagaimana ia direbut: dengan strategi matang, disiplin, dan akhlak yang memantulkan cahaya kenabian—sehingga kota suci itu kembali tanpa pembantaian. Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Pasukan Salib Terbesar Berkumpul: “Umpan” Berhasil Ditelan (00:00–02:54) Setelah Tiberias dikepung, pasukan Salib mengumpulkan kekuatan terbesar—disebut lebih dari 60.000 . Salahuddin melihat mereka keluar dari benteng dan berkata kurang lebih: “Berhasil. Mereka menelan umpan.” Kuncinya: Salahuddin memaksa musuh bertempur di tempat yang ia pilih , waktu yang ia tentukan , dan cara yang ia atur —itulah resep kemenangan. Ia membagi pasukan jadi tiga...

Bubur Kacang Hijau H. Anang

Gambar
Lokasi Bubur Kacang Hijau H. Anang Bubur Kacang Hijau H. Anang ini terletak di Jl. Barito No. 81, Kuala Kapuas. Harga bubur kacang hijau ini satu porsinya adalah Rp 4.000. Bila dengan roti, tambah Rp 1.000. Bila tambah telur ayam kampung tambah Rp 2.000. Air minum yang disediakan adalah air putih. Lokasi bubur kacang hijau ini tidak jauh dari Jl. Barito Gg. XI atau berada di seberang Jl. Barito Gg. XII.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas