Postingan

Menampilkan postingan dengan label Busway

Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Busway dan APTB Transjakarta

Gambar
Busway mampir di halte busway Saat menuju ke halte Busway, penulis agak terkejut melihat ada bis kota berwarna biru yang menggunakan jalur busway. Saat mendekati halte, penulis melihat di bagian belakang bis tersebut ada tulisan yang menjelaskan bahwa bis tersebut menggunakan jalur busway. Penulis naik busway dari halte Cawang BNN menuju ke Pintu 1 Gelora Senayan. Ongkosnya Rp 3.500. Menurut keterangan petugas loket busway, sekarang naik busway jurusan Grogol. Nanti di halte Semanggi harus turun dan ganti busway jurusan Blok M. Saat sampai di halte Semanggi penulis turun. Saat melihat halte di Benhil cukup jauh, penulis memutuskan untuk langsung menuju Gelora Senayan dengan berjalan kaki. Sepulang dari Senayan, saat menanyakan pada petugas loket busway Gelora Bung Karno bagaimana mencapai halte di Cawang, petugas menawarkan apakah mau transit atau langsung? Penulis memilih untuk langsung. Dia menawarkan naik Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) yang berwarna biru. On

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan