Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dayak

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Hikayat Dayak Ngaju yang dikumpulkan oleh dr. A.H. Klokke

dr. A.H. Klokke bekerja sebagai dokter di Rumah Sakit Kuala Kapuas dari tahun 1949 - 1959. Saat bekerja tersebut beliau diperkenalkan dengan hikayat Dayak Ngaju. Buku ini berisi 20 hikayat yang diceritakan oleh Rev. Munte Saha. Adapun hikayat-hikayat tersebut adalah: Saritan sangumang intu utus Dayak Ngaju Sangumang dengan maharadja manaharep pengadilan Hatalla Maharadja manakau pakasem sungket Sangumang Narai buku Sangumang dia tau saondau dengan bapae Sangumang hamburung Sangumang manak indue Sangumang mandup Sangumang mamisi Sangumang mamuar badjanji Sangumang haban Sangumang dengan pahari idje tato Koran Saritan Bapa Paloi Bapa Paloi maneser kolok badjang Bapa Paloi mandjual kelep Bapa Paloi tempe hundjun tarok enjuh Bapa Paloi manakau pakasem Indu Paloi Bapa Paloi pahuni Bapa Paloi meton kolok badjang hundjun tunggul Bapa Paloi manjahokan arep hung rumbak luntung Bapa Paloi tolak manetes Bapa Paloi dengan Tato Gerasi Bapa Paloi manganjau riwut...

Maneser Panatau Tatu Hiang (Menyelami Kekayaan Leluhur) - Tjilik Riwut

Gambar
Sampul depan buku Buku setebal 616 halaman ini merupakan kumpulan data dan catatan harian Tjilik Riwut yang disunting oleh Dra. Nila Riwut. Buku ini berisi berbagai macam aspek kehidupan masyarakat dayak, mulai dari perjuangan, asal mula, adat istiadat, sistem teknologi, mata pencaharian, kebiasaan, tradisi, organisasi sosial, sistem pengetahuan, kesenian dan sistem religi. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit PUSAKALIMA, Jl. Nyai Enat D-49 Palangka Raya 73111, Kalimantan Tengah. Teleponnya adalah 0536-322174. Buku ini diterbitkan atas kerjasama dengan Jaringan Informasi Pusat Kalimantan (Jari Pusaka), pengelola situs komunitas warga Kalimantan Tengah, www.kalteng.net dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Nomor ISBN buku ini adalah: 979-97999-1-0. Buku selain berisi tulisan, juga berisi foto-foto yang merupakan koleksi pribadi dari keluarga Tjilik Riwut dan berbagai foto tentang orang Dayak yang diperoleh dari berbagai sumber.

Het Land van de Hoedo

Gambar
Video diatas berisi berbagai kegiatan masyarakat dayak yang tinggal di rumah betang diantaranya: Membuat jukung Menangkap ikan dengan tombak Menangkap lele Menangkap ular Memelihara urang utan Menyumpit burung

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"