Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dinas Pertanian

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Pelatihan pengolahan hasil TOGA di Desa Sidomulyo

Gambar
Bu Tonun dan bu Surty dari TP PKK Kab. Kapuas memperhatikan ibu-ibu membuat jahe serbuk Pada hari Sabtu, 28 Pebruari 2015, TP PKK Kabupaten Kapuas bersama Dinas Pertanian mengadakan pelatihan pengolahan hasil TOGA bagi ibu-ibu di desa Sidomulyo Kec. Tamban Catur. Kegiatan yang rencananya dimulai jam 13.00 mundur menjadi jam 14.00 karena cuaca hujan lebat disertai petir. Namun kondisi ini tidak menyurutkan semangat ibu-ibu untuk belajar pengolahan TOGA yang tumbuh di desa mereka sendiri. Ibu-ibu sedang mendengarkan penjelasan dan tanya jawab dengan TP PKK Kab. Kapuas Foto bersama ibu-ibu dasawisma desa Sidomulyo  Ibu-ibu serius mempelajari resep dan mempraktekkan pengolahan hasil TOGA  Ibu-ibu yang hadir dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan kelompok dasawisma, dan tiap kelompok diajarkan bagaimana membuat aneka olahan hasil TOGA. Resep yang diajarkan dan dipraktekkan adalah  keripik dari daun sirih, bayam, pegagan, minuman jahe serbuk, jeruk ...

Pertemuan Teknis Penyuluh Pertanian 2013

Pada hari Selasa, 21 Mei 2013, bertempat di Gedung Pertemuan Umum Manggatang Tarung di laksanakan pertemuan teknis penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan tahun 2013, yg diikuti 254 orang peserta. Dalam sambutannya Bupati Kapuas mengatakan bahwa mulai saat ini tidak akan membedakan suku, ras, dan golongan dalam menjalankan roda pembangunan. (Widadi)

Penilaian Lomba Pemanfaatan Toga Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

Gambar
 Pada hari Sabtu, 21 April 2012, tim penilai Lomba Pemanfaatan Toga Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang terdiri dari dr. Endang Don Leiden, Eri Egahni Ben Brahim, Yulka dan lain-lain mengunjungi beberapa peserta lomba di Kabupaten Kapuas. Dari kiri ke kanan: Ibu Tri Lestari, Ibu Rusmiati dan Ibu Wening Sejati Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Posyandu Karya Sejati yang terletak di Jl. Tambun Bungai Gg. Va, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. Posyandu ini dipimpin oleh Ibu Wening Sejati. Posyandu ini mengelola Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dibawah bimbingan Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan PKK Kabupaten Kapuas. Jamu dengan bahan dari tanaman obat keluarga Toga yang mereka miliki diolah menjadi jamu yang dapat langsung dinikmati. Produknya berupa jamu yang terbuat dari Kunyit Asam, Beras Kencur, Jahe dan Sirih. Tim Penilai dari provinsi langsung mencicipi jam yang sudah dibuat tersebut. Semoga hasil kerja keras ibu-ibu ini akan...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"