Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dinas Pertanian

Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Pelatihan pengolahan hasil TOGA di Desa Sidomulyo

Gambar
Bu Tonun dan bu Surty dari TP PKK Kab. Kapuas memperhatikan ibu-ibu membuat jahe serbuk Pada hari Sabtu, 28 Pebruari 2015, TP PKK Kabupaten Kapuas bersama Dinas Pertanian mengadakan pelatihan pengolahan hasil TOGA bagi ibu-ibu di desa Sidomulyo Kec. Tamban Catur. Kegiatan yang rencananya dimulai jam 13.00 mundur menjadi jam 14.00 karena cuaca hujan lebat disertai petir. Namun kondisi ini tidak menyurutkan semangat ibu-ibu untuk belajar pengolahan TOGA yang tumbuh di desa mereka sendiri. Ibu-ibu sedang mendengarkan penjelasan dan tanya jawab dengan TP PKK Kab. Kapuas Foto bersama ibu-ibu dasawisma desa Sidomulyo  Ibu-ibu serius mempelajari resep dan mempraktekkan pengolahan hasil TOGA  Ibu-ibu yang hadir dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan kelompok dasawisma, dan tiap kelompok diajarkan bagaimana membuat aneka olahan hasil TOGA. Resep yang diajarkan dan dipraktekkan adalah  keripik dari daun sirih, bayam, pegagan, minuman jahe serbuk, jeruk nipis serbuk,

Pertemuan Teknis Penyuluh Pertanian 2013

Pada hari Selasa, 21 Mei 2013, bertempat di Gedung Pertemuan Umum Manggatang Tarung di laksanakan pertemuan teknis penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan tahun 2013, yg diikuti 254 orang peserta. Dalam sambutannya Bupati Kapuas mengatakan bahwa mulai saat ini tidak akan membedakan suku, ras, dan golongan dalam menjalankan roda pembangunan. (Widadi)

Penilaian Lomba Pemanfaatan Toga Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

Gambar
 Pada hari Sabtu, 21 April 2012, tim penilai Lomba Pemanfaatan Toga Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang terdiri dari dr. Endang Don Leiden, Eri Egahni Ben Brahim, Yulka dan lain-lain mengunjungi beberapa peserta lomba di Kabupaten Kapuas. Dari kiri ke kanan: Ibu Tri Lestari, Ibu Rusmiati dan Ibu Wening Sejati Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Posyandu Karya Sejati yang terletak di Jl. Tambun Bungai Gg. Va, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. Posyandu ini dipimpin oleh Ibu Wening Sejati. Posyandu ini mengelola Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dibawah bimbingan Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan PKK Kabupaten Kapuas. Jamu dengan bahan dari tanaman obat keluarga Toga yang mereka miliki diolah menjadi jamu yang dapat langsung dinikmati. Produknya berupa jamu yang terbuat dari Kunyit Asam, Beras Kencur, Jahe dan Sirih. Tim Penilai dari provinsi langsung mencicipi jam yang sudah dibuat tersebut. Semoga hasil kerja keras ibu-ibu ini akan membuahk

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan