Postingan

Menampilkan postingan dengan label Divine Speech

The Salahuddin Generation (Ep. 9) — One Sultan vs. All of Europe - Saat Kemenangan Justru Mengundang Perang Baru

Gambar
  Kita sering mengira kemenangan adalah garis finish. Padahal dalam banyak perjuangan—dakwah, kepemimpinan, bahkan perubahan diri—kemenangan justru mengundang babak berikutnya: serangan balik . Episode ini menunjukkan satu prinsip besar yang jarang disadari: “Victory does not end wars. It invites them.” Kemenangan tidak otomatis mengakhiri perang—ia sering memanggil perang yang lebih besar . Setelah Yerusalem dibebaskan, umat bergembira. Namun Salahuddin membaca kenyataan yang pahit: musuh belum habis—yang baru mulai adalah perang sesungguhnya. 1) Prinsip Serangan Balik: Setelah Menang, Musuh Tidak Diam Salahuddin memahami, tentara Salib di Syam bukan berdiri sendiri. Mereka punya “suplai superpower”: Eropa —yang bisa mengirim pasukan, senjata, logistik, mesin pengepungan, dan kapal-kapal perang kapan saja. Maka kemenangan besar atas pasukan Salib lokal bukan akhir cerita. Itu adalah pemicu : Eropa akan tersentak, harga diri mereka terpukul, dan mereka akan mengir...

Kajian "Divine Speech" bagi santri putri Tahfidz Qur'an Al-Amin Kapuas

Gambar
Insya Allah pada setiap malam Jum'at, para santri tahfidz Qur'an Al-Amin Kapuas akan mendapatkan kajian tentang Qur'an. Pada hari Kamis, 22 Agustus 2019 bertempat di Masjid Al-Amin, Jalan Pemuda, Gg. II, Kuala Kapuas, para santri tahfidz menerima kajian dengan topik "Divine Speech". Sebenarnya ini adalah materi yang disampaikan oleh Ustadz Nouman Ali Khan dalam sebuah kursus di Amerika. Kursus ini berusaha untuk mengungkap berbagai aspek dalam Qur'an yang menunjukkan bahwa Qur'an ini berasal dari Allah SWT dan tidak mungkin dibuat oleh manusia.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas