Postingan

Menampilkan postingan dengan label Es Cendol

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Bubur Ayam Pasundan

Gambar
Bubur Ayam Pasundan terletak di Jalan Patih Rumbih, Kuala Kapuas. Tempat ini selain menyediakan bubur ayam, juga menyediakan siomay dan es cendol. Tarifnya adalah sebagai berikut: Bubur Ayam - Rp 8.000 Siomay - Rp 8.000 Es Cendol - Rp 4.000 Pada mulanya penjual bubur ayam ini berjualan menggunakan gerobak kesana kemari. Hal ini dimulai sejak tahun 2005. Sejak tahun lalu, beliau mulai membuka depot di Jalan Tambun Bungai. Ketika tempat itu digunakan kembali oleh pemiliknya, beliau pindah ke tempat ini.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"