Postingan

Menampilkan postingan dengan label Globalindo Agung Lestari

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Kisruh Bagi Hasil Plasma PT. Globalindo Agung Lestari (GAL)

Gambar
Kebun plasma masyarakat yang diportal ( Courtesy of Husni )  Pada hari Sabtu, 28 Desember 2013 pihak manajemen PT. Globalindo Agung Lestari (PT. GAL) mengadakan rapat dengan peserta plasma. Warga mengeluhkan mengenai belum diterima hasil dari pembagian kebun plasma. Dalam perjanjiannya pihak perusahaan berjanji dalam waktu 48 bulan sudah ada bagi hasil, sedangkan saat ini sudah berjalan 5 tahun (60 bulan) namun belum ada bagi hasilnya. Kebun plasma masyarakat yang diportal ( Courtesy of Husni ) Informasi Kapuas belum mendapatkan informasi mengenai penyebab dari belum adanya bagi hasil plasma dari pihak perusahaan. Perusahaan minta waktu 30 hari dan mengharapkan adanya mediasi dari pihak pemerintah daerah antara manajemen, koperasi dan peserta plasma. Warga Dadahup tergabung dalam Koperasi Global Mitra Sejati. Akibat belum jelasnya pembagian hasil kebun plasma ini, warga memasang portal di seluruh kebun plasma. Tentu saja hal ini mengakibatkan warga yang menjadi buruh di...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)