Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hamas

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Diskusi Alot Antara AI dan Manusia: Hamas dan Adaptasi di Tengah Konflik Timur Tengah

Gambar
  Pendahuluan Dalam salah satu diskusi paling menarik di dunia virtual, seorang pengguna dan AI beradu argumen tentang adaptasi Hamas dalam konflik Timur Tengah. Pertanyaan sederhana yang memulai diskusi ini adalah: Apakah benar Hamas tidak mampu beradaptasi dengan kondisi Timur Tengah seperti yang diklaim oleh seorang jurnalis terkenal, Hameed Qarman? Dari sini, diskusi berkembang menjadi perdebatan mendalam tentang strategi perang, adaptabilitas politik, dan perbandingan antara konflik Israel-Hamas dan perang sebelumnya. Posisi Awal Hameed Qarman, dalam salah satu tulisannya, menyatakan bahwa Ikhwanul Muslimin, yang menjadi induk ideologis Hamas, mengalami stagnasi dalam berpikir strategis selama dekade terakhir. Hal ini, menurut Qarman, mempersempit ruang gerak politik mereka. Pernyataan ini diangkat ke meja diskusi, dan pengguna dengan gigih menantang pandangan tersebut. Argumen Pengguna Pengguna memulai dengan argumen bahwa Hamas telah menunjukkan kemampuan luar biasa untuk b...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas