Postingan

Menampilkan postingan dengan label ICD-9

Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Sosialisasi Implementasi Coding ICD-10 dan ICD-9 CM dalam INA-CBG's

Gambar
dr. Lily Kresnowati, M.Kes (Epid) sedang menyampaikan presentasi Pada hari Senin, 27 Juli 2015 bertempat di ruang Imperial Hotel Aquarius dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Implementasi Coding ICD-10 dan ICD-9 CM dalam INA-CBG. Kegiatan ini dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan Kalimantan Tengah dan mengundang seluruh anggota dari Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya se-Kalimantan Tengah. Presentasi tentang topik ini disampaikan oleh dr. Lily Kresnowati M.Kes (Epid) dari Center of Coding Excellence (Semarang). Menurut beliau fraud dalam medical billing terjadi karena tidak tahu, lalai atau keserakahan. Beliau mengungkapkan bahwa dokter diharapkan untuk menjaga kualitas pelayanan dengan memperhatikan standar pelayanan medis dan clinical pathway. Beliau menyampaikan bagaimana seringkali antara diagnosis dan tindakan tidak ada hubungan. Dokter diharapkan menguasai pedoman penentuan diagnosis utama, diagnosis sekunder (komplikasi dan komorditi). Selain itu pedoman "coding...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas