Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kafe

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Bincang-bincang dengan Bapak Budi Subroto tentang buah Jenitri

Gambar
Pohon Jenitri Setelah minum jus buah naga di Depot Es Zikri Fikri Barabai , admin mampir ke Cafe As. Kafe ini dikelola oleh Bapak Budi Subroto. Kebetulan beliau sedang tidak sibuk, sehingga kami sempat berbincang-bincang cukup panjang. Pada mulanya kami membincangkan bagaimana beliau sampai bisa tinggal di Anjir Mambulau Timur ini. Ternyata setelah selesai sekolah perawat gigi dulu di Poltekkes Banjarmasin, beliau ditempatkan di Puskesmas Anjir Serapat. Pembicaraan kami beralih ke masih murahnya tanah yang ada di Anjir Serapat, bahkan sudah ada dokter yang memiliki kebun di daerah sekitar tempat tinggal beliau. Ketika berbicara masalah kebun, beliau menyinggung pohon jenitri yang beliau sebut buahnya sebagai "buah berlian". Admin menjadi penasaran dan minta ditunjukkan bentuk pohon dan buahnya. Pohon tersebut tumbuh di belakang rumah beliau. Beliau membawa bibitnya dari Jawa. Hanya dua buah saja bibit yang sempat dibawa, namun satu bibit hanya tumbuh kecil, sedangkan ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)