Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kerang

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Mencari kerang di Tanjung Penghujan

Pada hari Jum'at - Minggu, 18-20 November 2016 admin berkesempatan mengikuti Kemah Bakti Nusantara yang diselenggarakan oleh relawan di Kotawaringin Barat. Saat kegiatan survival kami membuat bivak ponco di Tanjung Penghujan, Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Ustadz Washil, peserta dari Gunung Mas mengajari kami bagaimana cara mencari kerang di pantai. Kemarin malam (Sabtu, 19 November 2016) beliau berhasil mengumpulkan kerang-kerang kecil yang kami makan setelah direbus. Pagi ini (Minggu, 20 November 2016) kami kembali turun ke pantai untuk mengumpulkan kerang. Ustadz Washil berhasil mendapatkan kerang yang lebih besar. Ketika saya mengikuti cara beliau mengumpulkan kerang, saya hanya berhasil mengumpulkan 3 buah kerang kecil-kecil. Setelah kerang terkumpul dan direbus, kami menikmatinya bersama di Tanjung Penghujan.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)