Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kopi

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Kopi Gabungan Kemerdekaan Geng Motor se-Kapuas dan sekitarnya.

Gambar
Pada hari Sabtu, 24 Agustus bertempat di halaman Kantor Camat Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dilaksanakan kegiatan Kopi Gabungan Kemerdekaan seluruh geng motor yang ada di Kapuas dan sekitarnya.  Foto dan berita dikirimkan oleh Muhammad Hipni

Semerbak Coffee

Gambar
Semerbak Coffe merupakan salah satu penjual dari Cafe Simpang Empat yang terletak di lampu merah perempatan Jl. Ahmad Yani dan Jl. Teratai, Kuala Kapuas. Tempat ini menyajikan menu sebagai berikut:

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas